Bukan Soal Jarak Tolak Ukur Guru Bertugas, Tetapi Panggilan Hati
Dikatakan Kepala SD Negeri/Inpres Samabusa, Petrus Priyanto, kepada Papuapos Nabire akhir pekan lalu, keputusan Pemerintah Kabupaten Nabire untuk pemerataan guru ke semua sekolah, lebih khusus daerah 3T itu sangat penting dilaksanakan agar tidak terjadi penumpukan guru di kota.

NABIRE - Rencana Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si, untuk melakukan pemerataan guru ke semua sekolah, secara khusus bagi sekolah-sekolah yang berada di daerah Tertinggal, Terluar dan Terpencil (3T), kembali ditanggapi Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri/Inpres Samabusa, Petrus Priyanto, S.Pd.
Di mana, Petrus Priyanto berpendapat, bukan soal jauh atau dekat (jarak) menjadi tolak ukur seorang guru dalam melaksanakan tugas, tetapi kembali pada panggilan hati seorang guru untuk melaksanakan tugas di mana pun guru bertugas sebagai pelita kecil yang siap memberikan cahaya bagi generasi bangsa ini.
Untuk itu, dalam melaksanakan tugas pasti ada guru yang terlambat soal waktu ke sekolah, namun keterlambatan juga merupakan hal yang wajar, karena tidak semua guru tinggal di kompleks sekolah atau rumah guru yang disediakan pemerintah, sehingga tugas pemerintah bukan saja membangun kelas yang megah, juga harus membangun perumahan guru di seputar kompleks sekolah.
Dikatakan Kepala SD Negeri/Inpres Samabusa, Petrus Priyanto, kepada Papuapos Nabire akhir pekan lalu, keputusan Pemerintah Kabupaten Nabire untuk pemerataan guru ke semua sekolah, lebih khusus daerah 3T itu sangat penting dilaksanakan agar tidak terjadi penumpukan guru di kota.
Jika sudah ditempatkan ke daerah 3T diharapkan, guru itu harus merasa tugas sebagai panggilan hati, sehingga di mana pun bertugas harus lebih sungguh-sungguh melayani dengan ketulusan untuk mencerdaskan anak-anak bangsa, terutama anak-anak sekolah yang ada di daerah 3T.
Untuk itu, pembangunan ruangan kelas, penempatan guru yang merata dan pembangunan perumahan guru adalah tiga pendukung utama yang dapat mensukseskan jalannya proses pendidikan di sebuah sekolah dan ketiga hal ini hanya bisa dijawab oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire. (des)
Bagikan artikel ini



