Diduga Stroke, Tukang Ojek Ditemukan MD di Pantai Maf
NABIRE - Lantaran diduga menderita atau mengalami sakit stroke, seorang tukang ojek bernama Syarifuddin, usia 50 tahun beralamat di Kampung
NABIRE - Lantaran diduga menderita atau mengalami sakit stroke, seorang tukang ojek bernama Syarifuddin, usia 50 tahun beralamat di Kampung Bugis Malompo Kabupaten Nabire, ditemukan Meninggal Dunia (MD) di Pantai Maf, yang kini disebut Pantai Nabire.
Kapolres Nabire AKBP Sonny M Nugroho Tampubolon, S.IK, melalui Kasat Reskrimnya AKP Dionisius VDP Helan, S.IK, ketika dikonfirmasi membenarkan perihal penemuan mayat di Pantai Nabire pagi kemarin tersebut.
Dalam keterangan, mantan Kapolsek Abepura Polda Papua menjelaskan, pada hari Kamis tanggal 11 Juni 2020 jam 10.00 WIT anggota piket bersama anggota identifikasi dan Resmob, dipimpin KBO Reskrim Ipda Suparmin, S.Hi mendatangi TKP penemuan mayat, bertempat di Pantai Nabire Kabupaten Nabire.
Dari hasil olah TKP, diketahui identitas korban dan saksi, masing-masing, Syarifuddin (korban), warga asal Bugis (50), laki-laki, beragama Islam, pekerjaan swasta (tukang ojek), alamat Kampung Bugis Malompo dan untuk saksi, Arif Wahyu Aditiansa suku jawa, (24 tahun), laki-laki, pedagang dengan alamat Jalan Mangunsidi, Nabire.
Lanjut terang Kasat Reskrim, untuk kronologis kejadian, pada pukul 08.30 WIT korban An. Syarifuddin bertempat tinggal di Kampung Bugis Malompo keluar dari rumah sendiri dengan berjalan kaki menuju Pantai Nabire.
Pada pukul 09.20 WIT korban tiba di Pantai Nabire lalu korban berjalan kaki disepanjang Pantai Nabire, namun tiba-tiba korban terjatuh dan langsung meninggal dunia di tempat.
“Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan korban mempunyai riwayat penyakit stroke,” jelas Kasat Dion sapaan akrabnya.
Adapun tindakan yang telah diambil jajarannya, tambah Kasat Reskrim Polres Nabire, menerima laporan, mendatangi TKP, membawa korban ke RSUD Nabire dan mencari keterangan saksi-saksi.
“Korban langsung dibawa pulang ke rumah duka oleh keluarganya dan tidak mempermasalahkan, sebab dikethaui kematian korban karena memang korban mempunyai riwayat penyakit stroke,” pungkasnya.(wan)
Bagikan artikel ini



