Dukungan Gereja dan Komite Sekolah, Pagar SD YPK Paulus Sanoba Dibangun
Di mana, difokuskan pada pemasangan pondasi dan pemasangan serta pengecoran tiang–tiang, sementara pembangunan kelanjutan tahap kedua pagar sekolah akan dilanjutkan pada Januari tahun 2027 mendatang dengan penyusunan batu dan plesteran seluruh pagar dari depan, samping kiri-kanan dan bagian belakang sekolah.

NABIRE - Dengan adanya dukungan pihak Gereja GKI Paulus Sanoba, Komite dan juga pihak sekolah, akhirnya pembangunan pagar tahap pertama SD YPK Paulus Sanoba mulai dibangun dengan pemasangan pondasi dan juga pembuatan tiang pagar yang dimulai dari bagian depan sekolah.
Untuk itu, Kepala Sekolah Dasar (SD) YPK Paulus Sanoba, Andreas Rumaseb, S.Pd, yang ditemui Papuapos Nabire, Jumat (30/10/2026), di ruangan kerjanya mengatakan, kegiatan pembangunan pagar keliling sekolah yang dimulai pertengahan Oktober hingga awal Desember 2026 merupakan pembangunan tahap pertama.
Di mana, difokuskan pada pemasangan pondasi dan pemasangan serta pengecoran tiang–tiang, sementara pembangunan kelanjutan tahap kedua pagar sekolah akan dilanjutkan pada Januari tahun 2027 mendatang dengan penyusunan batu dan plesteran seluruh pagar dari depan, samping kiri-kanan dan bagian belakang sekolah.
Sehingga secara keseluruhan pembangunan pagar SD YPK Paulus Sanoba ini dapat dikerjakan secara swadaya dengan dukungan pihak gereja dalam hal ini Jemaat GKI Paulus Sanoba, komite atau orang tua murid dan juga pihak sekolah yang dilaksanakan secara gotong royong di setiap Minggu berjalan sesuai hasil kesepakatan bersama.
Sementara tujuan pembangunan pagar permanen ini, untuk mengamankan seluruh aset sekolah yang ada, baik itu gedung dan juga seluruh fasilitas sekolah lainnya. Karena berdasarkan laporan para kepala–kepala sekolah terdahulu dan dewan guru, sering ada kecurian komputer, laptop dan sejumlah aset sekolah lainnya.
Untuk itu, sebagai kepala sekolah yang baru saja menjabat di SD YPK Paulus Sanoba kurang lebih satu bulan satu Minggu, mengambil langkah setelah mendengar laporan adanya kehilangan sejumlah aset milik sekolah dan akhirnya melahirkan kesepakatan antara gereja, komite dan pihak sekolah untuk membangun pagar. (des)
Bagikan artikel ini



