Pendekatan Humanis, Kapolres Kawal Aksi Menuju Kantor DPRPT
“Saya mohon dukungan dari adik-adik sekalian. Karena ini semua berada dalam koridor unjuk rasa, berarti punya keamanan masing-masing tetap terjaga. Jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yang paksa masuk bergabung dengan adik-adik, kemudian nanti chaos selama perjalanan,” ujar Kapolres di hadapan massa.

NABIRE - Kapolres Nabire, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR, turun langsung memimpin pengamanan aksi unjuk rasa yang berlangsung di wilayah Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa (3/11/2026).
Di tengah massa yang membawa atribut dan spanduk, Kapolres mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan imbauan agar aksi penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman, tertib dan lancar.
Dalam arahannya menggunakan pengeras suara, AKBP Samuel meminta para peserta aksi untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, terutama saat rombongan bergerak menuju Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT) sebagai lokasi tujuan aksi.
Kapolres juga mengingatkan massa agar mewaspadai kemungkinan adanya pihak luar yang berusaha menyusup dan memprovokasi peserta aksi hingga berpotensi memicu kericuhan.
“Saya mohon dukungan dari adik-adik sekalian. Karena ini semua berada dalam koridor unjuk rasa, berarti punya keamanan masing-masing tetap terjaga. Jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yang paksa masuk bergabung dengan adik-adik, kemudian nanti chaos selama perjalanan,” ujar Kapolres di hadapan massa.
Ia menegaskan, pengamanan dilakukan bersama jajaran Polri dan unsur terkait untuk mengawal pergerakan massa dari titik awal hingga ke kantor DPRPT.
Mengingat kondisi arus lalu lintas di sekitar lokasi cukup ramai, aparat juga mengatur jalur perjalanan agar rombongan tetap tertib. Personel kepolisian, termasuk Polisi Wanita (Polwan), disiagakan untuk membantu mengatur penggunaan lajur kiri jalan oleh peserta aksi.
Kapolres mengajak seluruh massa untuk memperhatikan keselamatan selama perjalanan, tidak mengganggu pengguna jalan lainnya, serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Imbauan tersebut mendapat respons positif dari para peserta aksi. Saat Kapolres meminta kesanggupan massa untuk menjaga ketertiban selama perjalanan, para pengunjuk rasa menjawab serentak, “Bisa!”
Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama antara aparat keamanan dan peserta aksi untuk memastikan penyampaian aspirasi berlangsung damai tanpa mengganggu ketertiban umum.
Kepolisian berharap seluruh peserta tetap mengedepankan sikap tertib dan bertanggung jawab hingga aksi selesai, sehingga situasi keamanan di Kabupaten Nabire tetap kondusif. (luk)
Bagikan artikel ini



