NABIRE — Baru dilantik, pengurus baru Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Papua Tengah langsung mematangkan persiapan atlet untuk menghadapi berbagai kejuaraan, mulai dari tingkat lokal, regional hingga nasional.

Ketua Umum PERTINA Papua Tengah masa bakti 2026–2030, Yustinus Pigai, mengatakan penguatan fondasi organisasi menjadi langkah awal sebelum meningkatkan prestasi atlet.

“Kepengurusan PERTINA Provinsi Papua Tengah baru terbentuk. Sebagai langkah awal, tentu kita kuatkan dulu fondasinya,” kata Pigai usai pelantikan di salah satu restoran di Jalan Jakarta, Nabire, Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, Papua Tengah memiliki potensi petinju yang tersebar di delapan kabupaten. Di Nabire, antara lain terdapat Sasana Karang Tumaritis, Sasana Bandara dan Sasana Siriwini. Potensi serupa juga terdapat di Mimika dan kabupaten lainnya.

Para atlet tersebut, kata Pigai, telah menjalani latihan secara rutin hampir setahun terakhir. Dari sisi fisik dan teknik, perkembangan atlet dinilai sudah cukup untuk menjadi modal menghadapi pertandingan.

Karena itu, PERTINA Papua Tengah akan memberi perhatian pada pembentukan mental dan kepercayaan diri atlet, terutama ketika harus tampil di luar Papua Tengah.

Pigai menilai dukungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan KONI Papua Tengah diperlukan untuk memperkuat pembinaan, termasuk kesiapan atlet dan ofisial menghadapi persaingan di tingkat nasional.

PERTINA Papua Tengah kini menargetkan pembinaan yang lebih terarah agar potensi petinju dari berbagai sasana, termasuk sasana di kampung-kampung, dapat berkembang dan menjadi kekuatan Papua Tengah di panggung olahraga nasional.(amd)