JAKARTA — Komisaris Jenderal (Purn) Matius D. Fakhiri resmi mengikuti prosesi wisuda purnawira Perwira Tinggi (Pati) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama 237 jenderal lainnya. Acara pelepasan penuh khidmat tersebut berlangsung di The Tribrata Ballroom, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).

Wisuda purnawira merupakan tradisi tahunan Polri sebagai wujud penghormatan tertinggi bagi para perwira tinggi—mulai dari bintang satu hingga bintang empat—yang telah memasuki masa purnatugas dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Pada gelaran kali ini, terdapat 238 wisudawan yang terdiri dari 20 Komisaris Jenderal (Komjen), 83 Inspektur Jenderal (Irjen), dan 135 Brigadir Jenderal (Brigjen).

Simbol Estafet Kepemimpinan

Dalam momen bersejarah tersebut, Komjen (Purn) Matius Fakhiri mendapat kehormatan untuk menyerahkan api obor secara simbolis. Penyerahan obor ini menepis batas generasi sekaligus menandai dimulainya penyerahan estafet pengabdian dari para senior kepada generasi penerus Polri.

Matius Fakhiri, yang pernah memegang tongkat komando sebagai Kapolda Papua dan kini mengemban amanat sebagai Gubernur Papua, mengutarakan rasa bangga dan syukur mendalam atas rekam jejak pengabdiannya di tubuh Korps Bhayangkara sejak tahun 1990.

“Jika melihat masa pengabdian kami sejak tahun 1990 hingga saat ini, tentu kami sangat berbangga hati dapat mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui institusi Polri,” ungkap Fakhiri.

Ia mengenang berbagai dinamika tugas saat menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua sebagai babak penting yang menempa profesionalismenya selama aktif bertugas.

“Kami banyak bertugas di Papua dalam menjaga stabilitas keamanan. Banyak tantangan yang dihadapi, tetapi itu semua menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam pengabdian,” lanjutnya.

Pesan Pembaharuan dan Salam Presisi

Bagi Fakhiri, prosesi wisuda purnawira bukan sekadar seremoni formal, melainkan momen refleksi atas dedikasi panjang para prajurit Bhayangkara. Ia menegaskan bahwa penyerahan api obor mengandung filosofi yang mendalam bagi masa depan institusi kepolisian.

“Penyerahan api obor ini menjadi simbol bahwa pengabdian tidak berhenti di sini, melainkan dilanjutkan oleh generasi berikutnya dengan semangat yang sama, bahkan harus lebih baik,” tegasnya.

Mengakhiri penjelasannya, Fakhiri berpesan kepada jenderal muda dan seluruh perwira penerus agar terus mengawal proses reformasi internal serta menempatkan pelayanan masyarakat sebagai prioritas utama. Ia turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan jajaran kepolisian.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pimpinan Polri beserta seluruh jajaran yang telah memberi kesempatan untuk mengabdi. Selamat bertugas bagi seluruh anggota Polri. Teruslah memberikan yang terbaik untuk masyarakat, bangsa, dan negara. Salam Presisi,” pungkas Fakhiri.(Bams)