Lompat ke konten utama
Papuapos Manokwari

Pencarian

“Suku”

242 artikel cocok dengan pencarian Anda.

Foto berita: Yayasan Yaberkat Tamatkan Seorang Siswi Suku Auye dari SMA Katolik di Bali
Nabire

Yayasan Yaberkat Tamatkan Seorang Siswi Suku Auye dari SMA Katolik di Bali

NABIRE - Sejak hadirnya Yayasan Yaberkat hingga saat ini, telah melakukan berbagai upaya dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia Suku Auye di Wapoga. Salah satu langkah dan upaya yang dilakukan melalui Yayasan Yaberkat, telah menamatkan seorang siswi SMA tahun ajaran 2022 ini dari sekolah katolik di Bali.

Foto berita: Yayasan Yaberkat Sekolahkan 15 Anak Suku Auye di Kota Nabire
Nabire

Yayasan Yaberkat Sekolahkan 15 Anak Suku Auye di Kota Nabire

NABIRE – Yayasan Yaberkat telah berupaya menyekolahkan 15 anak Suku Auye di Kampung Taumi, Distrik Wapoga, pada sejumlah sekolah yang ada di Kota Nabire. Dari 15 anak itu, sebanyak 8 anak telah disekolahkan, sedangkan 7 anak lainnya akan disekolahkan di tahun 2022 ini.

Foto berita: Bupati dan Forkopimda Deiyai Selesaikan Pertikaian Dua Suku di Kapiraya
Pemda Deiyai

Bupati dan Forkopimda Deiyai Selesaikan Pertikaian Dua Suku di Kapiraya

DEIYAI – Pertikaian terjadi antara dua suku yaitu Suku Mee dan Suku Kamoro di Kampung Mogodagi, Distrik Kapiraya, Kabupaten Deiyai. Kedua suku hidup keseharainnya dari dulu tidak jauh, sangat dekat, tetangga, sebagai satu kelaurga, tepatnya di Kampung Mogodagi, Kapiraya Atas dan Kapiraya Bawah, perbatasan langsung dengan Kabupaten Deiyai-Mimika.

Foto berita: Demi Mendapatkan Pengakuan, Pemda Wajib Petakan Wilayah Adat Setiap Suku di Papua
Nabire

Demi Mendapatkan Pengakuan, Pemda Wajib Petakan Wilayah Adat Setiap Suku di Papua

NABIRE - Masyarakat adat masih mengalami kesulitan dan keterbatasan dalam menjaga, mengelola dan mendapatkan hutan adat dan tanah ulayat mereka. Lantaran, sebagian besar wilayah adat menjadi hutan negara. Sehingga semua izin kehutanan, perkebunan, tambang, infrastruktur, kawasan wisata maupun investasi lain berbasis lahan harus berurusan dengan negara tanpa menghormarti hak kepemilikan masyarakat adat setiap suku di Papua.