Imbas Asap Tebal, Penerbangan NAM Air Tujuan Makassar Alami Keterlambatan
Akibat asap yang masih tebal di sekitar Bandara Nabire, NAM Air tujuan Makassar mengalami keterlambatan terbang.
Pencarian
9191 artikel cocok dengan pencarian Anda.
Akibat asap yang masih tebal di sekitar Bandara Nabire, NAM Air tujuan Makassar mengalami keterlambatan terbang.
Lahan di dekat areal Bandara Nabire terbakar dan menimbulkan asap cukup tebal. Terlihat petugas sedang memadamkan lokasi lahan yang terbakar.
Kabar gembira datang dari pedalaman Papua Tengah. Di penghujung Agustus 2026, sebanyak 181 rumah warga di dua distrik terpencil di Kabupaten Puncak dipastikan akan menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh.
Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Nabire, melaksanakan kegiatan Ibadah Oikumene bersama dalam rangka mendorong dan mendukung aktivitas kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang dilaksanakan Rabu, (18/8/26), bertempat di Kantor Diskominfo Kabupaten Nabire.
Ketua DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Papua Tengah, Anis Labene, menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai pelaku utama pembangunan daerah. Hal itu ia sampaikan dalam Seminar Wawasan Kebangsaan dan di Aula RRI Nabire, Rabu (19/8/2026), dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Buku tulis dan alat belajar kembali memenuhi ruang belajar di Polsek Tembagapura, Kabupaten Mimika, Selasa (18/8/2026) pagi. Sejumlah anak duduk bersama, membaca, menulis dan berlatih berhitung dalam suasana yang sederhana dan penuh keakraban.
Semangat memperingati 81 tahun kemerdekaan Indonesia turut dihidupkan PT Patra Logistik melalui berbagai kegiatan di sejumlah wilayah operasional perusahaan. Tak hanya menggelar upacara bendera, perusahaan juga mengisinya dengan kegiatan sosial dan pemberian apresiasi kepada pekerja.
Di balik angka-angka pengungsi, ada mama-mama yang rindu dapur honainya, ada anak-anak yang rindu sekolah dan ada bapak-bapak yang rindu kebunnya. Itu yang coba diingatkan Menteri Hak Asasi Manusia RI kepada Pemerintah dan DPR Papua Tengah, Natalius Pigai.
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai, menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam memperjuangkan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat. Komitmen tersebut disampaikan saat menerima aspirasi Kepala Suku Wate, Otis Monei, S.Sos., M.Si, di Gedung DPR Papua Tengah (DPRPT), Senin (17/8/2026).