NABIRE – Kasus Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Nabire menurun ketika digelarnya Operasi Simpatik Matoa tahun 2016. Tercatat, sejak bulan Januari hingga Februari kemarin rata-rata kasus Lakalantas mencapai 20 an kasus, namun di bulan Maret ini, kasus Lakalantas per 21 Maret 2106 pihak Satlantas Polres Nabire baru menangani 9 kasus Laka. Kapolres Nabire AKBP H.R. Situmeang, S.Ik.,MH, melalui Kasat Lantas AKP Samuel D. Tatiratu, S.IK, kepada media ini menerangkan, jumlah kasus Lakalantas di wilayah Polres Nabire per tanggal 21 Maret kemarin berjumlah 9 kasus. Sebanyak 2 kasus telah SP2HP dengan jumlah korban Meninggal (MD) 2 orang, Luka Beras (LB) 4 orang dan LR 6 orang atau 2 kasus Laka tunggal dan 7 kasus edukatif.Dari jumlah ini, lanjut Samuel Tatiratu Senin (21/3) kemarin, jumlah kasus Lakalantas berkurang dari bulan sebelumnya, yakni bulan Januari dan Februari. Dimana, sesuai data penanganan kasus Lakalantas yang diterima media untuk bulan Januari 2016 sebanyak 22 kasus dan bulan Februari berjumlah 28 kasus Laka.Diakui Kasat Lantas NRP 84121921 ini, memasuki Operasi Simpatik Matoa tahun 2016 ini kasus Lakalantas berkurang, namun demikian, pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk dapat menekan terjadi kasus Lakalantas di wilayah hukum Polres Nabire.“Ini baru data per 21 Maret hari ini (kemarin), yang mudah-mudah pasca digelarnya operasi simpatik matoa ini dapat menekan jumlah kasus Lakalantas di wilayah hukum Polres Nabire,” imbuhnya. (wan)