Penyaluran Beras Biofortifit Nabire Dimulai Oktober
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire memastikan penyaluran beras Biofortifit akan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang.

NABIRE — Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire memastikan penyaluran beras Biofortifit akan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan gizi masyarakat.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Eliezer S. Korowa, S.Pd., menyampaikan hal tersebut saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (07/09/2026). "Jadi beras Biofortifit ini adalah salah satu jenis beras yang baru dikembangkan di Kabupaten Nabire lewat Dinas Ketahanan Pangan yang sumber dana Otonomi Khusus (Otsus)," ujar Eliezer.
Ia menjelaskan, program ini melibatkan pemberdayaan kelompok tani Orang Asli Papua (OAP) mulai dari proses penanaman hingga masa panen. Keterlibatan langsung masyarakat lokal diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani di wilayah tersebut.
Hasil panen padi Biofortifit tersebut nantinya akan diprioritaskan bagi kelompok lansia, warga terdampak stunting, janda, duda, serta anak yatim piatu. "Sehingga kita berupaya untuk bulan Oktober itu sudah selesai dan sudah disalurkan," kata Eliezer.
Selain itu, sasaran distribusi juga akan diperluas hingga mencakup asrama-asrama pelajar OAP di daerah setempat. Kebijakan ini diambil guna memastikan asupan nutrisi yang baik bagi para pelajar dan generasi muda di Kabupaten Nabire.
Terkait progres pertanian, pihak dinas baru saja menyelesaikan panen perdana dan kini masih menunggu masa panen dari lahan seluas sekitar 3 hektar yang dikelola kelompok OAP. Lahan tersebut dikembangkan secara intensif guna mencukupi kuota distribusi yang telah direncanakan.
Kendati demikian, musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino yang memicu kekurangan air menjadi salah satu tantangan utama bagi petani sawah. Kondisi cuaca yang tidak menentu ini menuntut kerja keras tambahan dari para petani dan pendamping lapangan.
Pemerintah daerah berharap hambatan cuaca tersebut tidak mengganggu target waktu penyaluran yang telah ditetapkan. Dukungan dan koordinasi lintas sektor terus ditingkatkan agar program kesejahteraan ini dapat berjalan lancar tepat pada waktunya.(sam)
Bagikan artikel ini



