NABIRE — Listrik segera menerangi ratusan rumah warga di pedalaman Kabupaten Puncak. Bersamaan dengan itu, pembangunan sekolah berpola asrama, bantuan kesehatan, alat kesehatan, hingga laptop bagi pelajar akan dibawa langsung Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa bersama rombongan dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Puncak yang direncanakan akan dilaksanakan pada Sabtu (26/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah provinsi untuk mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian pembangunan secara langsung.

Gubernur akan didampingi Anggota Komisi II DPR RI, jajaran Forkopimda Provinsi Papua Tengah serta rombongan. Kunjungan ini melanjutkan agenda kerja pemerintah provinsi setelah sebelumnya Gubernur bersama Forkopimda melakukan kunjungan ke Kabupaten Intan Jaya.

Juru Bicara Gubernur Papua Tengah, Emanuel You, mengatakan kunjungan ke Puncak membawa sejumlah agenda strategis, terutama di bidang infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

“Ini sekaligus untuk menjaga hubungan kehangatan bersama rakyat serta bersinergi bersama pemerintah kabupaten guna bersama-sama memajukan Papua Tengah lebih baik ke depan,” kata Emanuel dalam siaran persnya.

Di Ilaga, ibu kota Kabupaten Puncak, Gubernur dijadwalkan melakukan peletakan batu pertama pembangunan sekolah berpola asrama. Agenda tersebut akan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan bidang kesehatan, termasuk dukungan dana KOHARUSEHAT bagi RSUD serta bantuan alat kesehatan untuk RSUD dan puskesmas.

Tidak hanya sektor kesehatan dan pendidikan, Gubernur juga dijadwalkan menyerahkan laptop kepada siswa dan siswi serta menghadiri kegiatan Festival Budaya Pelajar Papua Tengah Tahun 2026.

Dari Ilaga, rombongan kemudian menuju Distrik Dervos. Di wilayah tersebut, Gubernur bersama Anggota Komisi II DPR RI dan Forkopimda Papua Tengah dijadwalkan meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk Distrik Dervos dan Distrik Doufo.

Masing-masing PLTS memiliki kapasitas 30 kilowatt peak (kWp).

Untuk Dervos, listrik akan mulai dialirkan ke 110 rumah warga. Selain rumah masyarakat, jaringan listrik juga akan mendukung kebutuhan Gereja, Kantor Distrik, sekolah dan puskesmas.

Sementara di Distrik Doufo, sebanyak 70 rumah warga akan mendapatkan aliran listrik. Fasilitas pendidikan dan kesehatan, yakni sekolah dan puskesmas, juga akan mendapat manfaat dari pembangkit tersebut.

Dengan demikian, agenda peresmian PLTS tidak hanya menyangkut penerangan rumah warga, tetapi juga menyentuh fasilitas pelayanan publik yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah tersebut.

Setelah peresmian, Gubernur bersama rombongan dijadwalkan melakukan tatap muka dengan masyarakat sekaligus makan bersama melalui tradisi barapen.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh pihak menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian kunjungan berlangsung.

“Mari kita bersama-sama menjaga kamtibmas dengan penuh rasa tanggung jawab agar semua berjalan dengan aman dan penuh rasa kekeluargaan,” ujar Emanuel.

Menurutnya, dukungan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan berbagai agenda pembangunan memberikan dampak nyata bagi percepatan kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah. (ppn)