NABIRE - Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian bagi 30 orang peserta yang terdiri dari 20 Koperasi Orang Asli Papua (OAP) dibuka Bupati Nabire yang diwakili Asisten II Setda Nabire, Ir. M. Taib S., Selasa (7/12/21) di Aula Kantor BKKBN .

Dalam sambutannya Bupati Nabire mengatakan, koperasi adalah sebuah organisasi yang dimiliki dan dioperasikan demi kepentingan bersama. Dan melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berasaskan kekeluargaan.

Lanjutnya, kegiatan pendidikan dan pelatihan ini merupakan salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan kelembagaan dan Sumber Daya Manusia (SDM) koperasi untuk OAP serta dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Untuk dapat meningkatkan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah perlu dilakukan pendidikan dan pelatihan yang berjenjang. Hal ini sangat diperlukan untuk memberi bekal pengetahuan koperasi yang memadai kepada anggota koperasi. Agar anggota berperan secara aktif dan dinamis.

Kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi pengurus dan anggota merupakan kunci sukses berkoperasi. Dengan demikian dibutuhkan tiga jenjang pelatihan dan pendidikan yakni pelatihan dasar, menengah dan pelatihan lanjut.

Untuk itu keberhasilan atau kegagalan koperasi banyak tergantung pada tingkat pendidikan dan pemahaman serta partisipasi dari seluruh anggota koperasi dan hal ini pula akan berdampak pada pencapaian visi dan misi koperasi itu sendiri.

Sementara itu 20 Koperasi OAP yang ada di Kabupaten Nabire masing-masing Koperasi Serba Usaha sebanyak 10 koperasi, Koperasi Simpan Pinjam sebanyak 3 koperasi, Koperasi Ternak sebanyak 3 koperasi, Koperasi Wanita sebanyak 2 koperasi dan Koperasi Pemuda sebanyak 2 koperasi.(des)