Pasien Penggunaan BPJS-KIS Dimaksimalkan, KPS akan Ditagihkan
NABIRE - Direktur Blu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nabire dr. Andreas Pekey, Sp.PD secara tegas mengatakan, mulai bulan Januari
Bagikan
NABIRE - Direktur Blu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nabire dr. Andreas Pekey, Sp.PD secara tegas mengatakan, mulai bulan Januari 2020, pihak BLU RSUD Nabire akan lebih memaksimalkan pelayanan bagi para pasien pengunaan kartu berobat BPJS-KIS, sementara bagi para pasien yang menggunakan Kartu berobat Papua Sehat (KPS) secara langsung akan ditagihkan. Sehingga selaku Direktur BLU RSUD Nabire mengharapkan bagi Orang Asli Papua (OAP) yang tinggalnya di kota diharapkan untuk semuanya harus menggunakan kartu berobat BPJS-KIS, sementara masyarakat OAP yang tinggalnya jauh dan kurang mampu yang dapat diberikan kesempatan untuk berobat menggunakan KPS. Sebab berdasarkan data dari BLU RSUD Nabire pada setiap tahunnya dapat melayani 60.000 pasien yang terdiri dari pasien KPS sebanyak 40.000 orang, pasien BPJS-KIS sebanyak 15.000 orang dan pasien swasta juga sebanyak 5000 orang, sehingga ada 60 hingga 79 persen pasien gunakan KPS sementara pembayaran KPS hingga kini bermasalah. Dikatakan Direktur RSUD Nabire dr. Andreas Pekey, Sp.PD kepada papuapos Nabire, Kamis (30/1), di ruang kerjanya, kita ketahui bahwa dari dana KPS juga digunakan untuk membeli obat, Bahan Habis Pakai (BHP), Reagseng dan juga kebutuhan pengobatan lainnya. Namun pada kenyataannya dana yang bersumber dari KPS hingga saat ini dinilai bermasalah, maka pelayanan pasien yang menggunakan kartu berobat KPS juga akan bermasalah, sehingga kepada masyarakat OAP maupun masyarakat lainya yang ada di kota hingga daerah pinggiran diharapkan untuk mengurus dan memiliki kartu berobat BPJS-KIS. Sementara dana BPJS-KIS hingga saat ini pihak RSUD Nabire menggunakan sistim dana talangan, sehingga pembayaran dana yang bersumber dari BPJS-KIS lebih mudah dan lancar, meskipun hingga saat ini pasien BPJS-KIS lebih sedikit dari pada pasien KPS. Untuk itu diharapkan kepada pasien BPJS-KIS agar tidak lagi menggunakan kartu berobat KPS dan pengobatannya bisa lebih lancar dilayani oleh pihak rumah sakit disaat pasien datang untuk berobat jalan maupun pasien yang nginap di seluruh ruangan atau sal-sal yang ada di BLUD RSUD Nabire.(des)
Bagikan artikel ini



