NABIRE - Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, pada 17 Agustus 2018, pedagang bendera musiman mulai menjamur di Kabupaten Nabire. Seperti, di sepanjang Jalan Yos Sudaso sampai jalan ke Siriwini di lokasi ini, pedagang musiman menjajaki berbagai jenis pernak-pernik, bendera dan umbul-umbul. Bendera dengan berbagai ukuran serta lainnya. Bukan hanya di titik lokasi tersebut, di daerah Karang Tumatiris, Jalan Merdeka dan masih banyak di  pinggir-pinggir jalan yang berjualan bendera. Salah satu pedagang musiman, Josep ketika ditemui Sabtu (29/18) mengatakan, dirinya sudah menggeluti profesi penjual bendera musiman ini sejak tahun 2017 kemarin. “Semuanya yang kami pajang ini asli produk dari Surabaya, kalau soal ruginya tidak karena kami harus kembalikan lagi ke distributornya. Kalau soal di Nabire sebenarnya bisa kami jualkan, tetapi tidak sebanding dengan harga yang kami jual,” katanya. Berbagai macam jenis pernak-pernik, bendera dan umbul-umbul yang dijual harganya bervariasi. Josep mematok harga mulai dari harga Rp10.000 hingga Rp.400.000. Dari berbagai macam bentuk bendera yang paling mahal bahan dari gorden dan murah dari bahan sarten. Tahun kemarin biasanya laku sampai 80 persen dari stok yang ada. Kalau sekarang baru empat hari disini, masih belum banyak peminat, kadang perhari 4 bendera sampai 3 bendera saja, mungkin biasanya kurang beberapa banyak yang membeli, bahkan sampai kami mempunyai stok kehabisan. “Jangan lupa kita semua adalah warga negara Indonesia, kita harus angkat bendera setinggi-tingginya. Kalian semua tidak perlu bingung cari macam-macam bendera, saya disamping masjid Baiturahman Oyehe, beli banyak juga banyak kortingannya,” promonya. (ris)